Category: Uncategorized

  • Kunker ke Polres Sukabumi Kota, Kapolda Jabar Disambut Pocil dan Jarmat

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto mendapat penyambutan khusus saat tiba di Mapolres Sukabumi Kota, Senin (14/9/2026).

    Sebelum menerima jajar kehormatan (Jarmat), Kapolda Jabar terlebih dahulu disambut Polisi Cilik (Pocil) yang memberikan pengalungan bunga sebagai bentuk penyambutan dalam kunjungan kerjanya ke Polres Sukabumi Kota.

    Setelah menerima pengalungan bunga, Kapolda Jabar kemudian melanjutkan langkah menuju gerbang Mapolres untuk menerima Jarmat yang telah disiapkan jajaran Polres Sukabumi Kota.

    Barisan personel bersenjata berdiri memberikan penghormatan ketika Kapolda Jabar tiba di gerbang Mapolres. Penyambutan berlangsung khidmat sekaligus menunjukkan kesiapan jajaran dalam menerima kunjungan pimpinan.

    Rangkaian penyambutan tersebut menjadi bagian awal dari kunjungan kerja Kapolda Jabar di Polres Sukabumi Kota.

    Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo mengatakan, penyambutan tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus kesiapan seluruh jajaran dalam menerima kunjungan pimpinan.

    “Jajaran Polres Sukabumi Kota menyambut kedatangan Bapak Kapolda Jawa Barat dengan jajar kehormatan sebagai bentuk penghormatan dan kesiapan kami dalam menerima kunjungan pimpinan,” kata AKBP Sentot.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan menyatakan bahwa kunjungan kerja Kapolda Jabar menjadi momentum bagi seluruh personel untuk mendapatkan arahan sekaligus memperkuat kesiapan dalam menjalankan tugas kepolisian.

    “Kami bersama seluruh jajaran senantiasa siap memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

    Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo menegaskan, jajarannya akan terus menjaga komitmen untuk melaksanakan tugas secara profesional serta memastikan kehadiran Polri dapat memberikan rasa aman dan manfaat bagi masyarakat.

    Setelah rangkaian penyambutan, Kapolda Jabar kemudian melanjutkan kegiatan bersama jajaran Polres Sukabumi Kota.

    Bandung, 14 September 2026

  • Penyaluran 1.200 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa Flores

    Bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak gempa bumi di Flores kembali disalurkan. Alumni Ikatan Peduli Eks Batalyon Patria Tama Akpol 1995 mengirimkan 1.200 paket sembako bagi masyarakat terdampak gempa di tiga kabupaten, yakni Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada.

    Bantuan tersebut tiba di Polsek Reo, Kabupaten Manggarai, pada Minggu (13/9/2026) dan selanjutnya didistribusikan kepada warga terdampak di sejumlah wilayah sasaran.

    Penyaluran bantuan tersebut diwakili oleh Kepala BNN Provinsi NTT, Brigjen Pol. Yulianus Yulianto, S.H., S.I.K., M.B.A. Bantuan juga dikoordinasikan bersama jajaran kepolisian sektor di wilayah terdampak serta BPBD dan BNPB agar pendistribusiannya tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
    Yulianus mengatakan bahwa bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak gempa, khususnya di wilayah utara Flores.

    “Kami melihat titik gempa ini berada di wilayah utara, mulai dari Manggarai sampai Riung, Kabupaten Nagekeo dan Ngada. Kami membawa bantuan logistik kepada warga terdampak bencana sebagai rasa empati kami,” ujar Yulianus, Senin (14/9/2026)

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa
    bantuan tidak hanya berupa kebutuhan pangan. Setiap wilayah juga mendapatkan perlengkapan sekolah bagi anak-anak terdampak yang terdiri atas bolpoin, buku tulis, dan pensil.

    “Selain bantuan sembako, ada juga bantuan untuk anak sekolah berupa bolpoin, buku tulis, dan pensil, sebanyak 400 paket untuk setiap polsek,” tambah Kombes Hendra.

    Tiba di Reo, Bantuan Langsung Dikoordinasikan
    Setibanya di Polsek Reo, bantuan diterima untuk selanjutnya dikoordinasikan dalam pendistribusian kepada masyarakat terdampak di Kecamatan Reok dan wilayah sekitarnya.
    Perwakilan masyarakat Kecamatan Reok, Veronika Ibriana, menyampaikan apresiasi atas kepedulian alumni Patria Tama Akpol 1995 yang telah memberikan bantuan bagi warga terdampak gempa. Ia menyampaikan terima kasih karena bantuan tersebut menjadi dukungan moril bagi masyarakat yang masih menghadapi dampak bencana.

    Kapolsek Reo, Ipda Joko Sugiarto, juga menyampaikan terima kasih kepada alumni Patra Tama Akpol 1995 atas kepercayaan yang diberikan untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak gempa di wilayah Kecamatan Reok.

    “Kami menyampaikan terima kasih kepada alumni Ikatan Peduli Eks Batalyon Patria Tama Akpol 1995 yang telah memberikan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa. Bantuan ini akan kami dukung dalam proses penyalurannya agar dapat diterima oleh warga yang membutuhkan,” ujar Joko.
    400 Paket untuk Lamba Leda Utara
    Dari Manggarai, rombongan bantuan bergerak menuju wilayah Manggarai Timur dan tiba di Polsek Dampek sekitar pukul 14.00 WITA.

    Sebanyak 400 paket sembako diterima langsung oleh personel Polsek Dampek, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur.

    Kapolsek Lamba Leda Utara menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak gempa di wilayah hukumnya. Bantuan tersebut selanjutnya dipersiapkan untuk segera disalurkan kepada warga sesuai dengan koordinasi bersama pihak terkait.

    Bantuan Bergerak ke Riung
    Penyaluran berikutnya diarahkan ke wilayah Riung, Kabupaten Ngada. Bantuan dikoordinasikan bersama Kapolsek Riung, Ipda Martinus Riang, untuk kemudian diserahkan kepada masyarakat terdampak.
    Martinus menyampaikan rasa terima kasih kepada alumni Patra Tama Akpol 1995 yang telah menunjukkan kepedulian terhadap warga terdampak bencana di wilayah Riung.

    “Kami berterima kasih atas bantuan kemanusiaan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat terdampak dan akan kami koordinasikan penyalurannya agar tepat sasaran,” kata Martinus.

    Yulianus menegaskan bahwa koordinasi yang intensif dengan kepolisian di wilayah terdampak serta BPBD dan BNPB dilakukan guna mendukung kelancaran distribusi bantuan.
    Sebagai informasi, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada Sabtu (15/8/2026) telah menimbulkan dampak kerusakan di sejumlah wilayah. Penyaluran bantuan kemanusiaan ini diharapkan dapat meringankan beban serta menjadi bagian dari dukungan bagi masyarakat yang tengah menjalani masa pemulihan pascabencana.

    Bandung, 14 September 2026

  • Kapolda Jabar Temui Tokoh Sukabumi, Bahas Sinergi Jaga Kamtibmas

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto bertemu dengan sejumlah unsur Forkopimda Kota Sukabumi, tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam rangkaian kunjungannkerja di Polres Sukabumi Kota, Senin (14/9/2026).

    Pertemuan tersebut menjadi momentum Kapolda Jabar memperkuat silaturahmi sekaligus membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Orang nomor satu di Polda Jawa Barat tersebut terlihat berdialog dan berinteraksi langsung dengan unsur Forkopimda serta para tokoh masyarakat dan tokoh agama Kota Sukabumi. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban.

    Dalam pertemuan tersebut, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat menjadi salah satu hal penting dalam menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif.

    Kolaborasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat juga dinilai memiliki peran strategis. Selain membantu menjaga suasana tetap sejuk, para tokoh dapat menjadi jembatan komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.

    Kapolda Jabar juga terus mendorong jajaran kepolisian untuk memperkuat komunikasi dan membangun kedekatan dengan masyarakat. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya dalam penanganan gangguan keamanan, tetapi juga dalam upaya pencegahan.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochnawan S.I.K., M.H mengatakan, silaturahmi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kolaborasi seluruh elemen untuk menjaga kondusivitas wilayah.

    “Sinergi dengan Forkopimda, tokoh agama dan tokoh masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kamtibmas. Komunikasi dan kolaborasi ini akan terus kami perkuat,” ujarnya.

    Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot, Kunto Wibowo menyatakan siap membangun komunikasi dengan seluruh komponen masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, nyaman dan kondusif.

    “Kami senantiasa siap memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tentunya dengan dukungan dan sinergi seluruh elemen yang ada,” katanya.

    Pertemuan tersebut sekaligus menjadi penguatan semangat JAWARA, Jaga dan Rawat Jawa Barat, melalui kolaborasi kepolisian bersama pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh lapisan masyarakat.

    Dengan sinergi yang kuat, situasi kamtibmas di wilayah Sukabumi diharapkan tetap terjaga sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

    Bandung, 14 September 2026

  • Kapolda Jabar Doakan Lima Pewarta Foto Dan Dua Awak Kapal Serta Satu Pemandu yang Hilang di Selat Sunda Segera Ditemukan Selamat

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas insiden hilang kontaknya lima pewarta foto dan dua awak kapal serta satu pemandu yang sedang bertugas di kawasan perairan Selat Sunda. Pihaknya terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan memanjatkan doa terbaik agar seluruh jurnalis tersebut dapat segera ditemukan.

    “Mari kita bersama-sama mendoakan agar seluruh rekan-rekan media dan dua awak kapal serta pemandu yang hilang dapat segera ditemukan oleh tim pencari dalam kondisi selamat tanpa kurang suatu apa pun,” kata Irjen Pipit, Minggu (12/9/2026).

    Irjen Pipit menekankan pentingnya sinergi dan keselamatan dalam setiap upaya pencarian. Ia berharap proses pencarian yang dilakukan oleh personil gabungan di lokasi dapat berjalan dengan lancar serta membuahkan hasil yang memuaskan di tengah kondisi perairan yang dinamis.

    Adapun kelima pewarta foto yang dilaporkan hilang kontak tersebut adalah Muhammad Bagus Khoirunas dari LKBN ANTARA, Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni yang bertugas sebagai fotografer lepas, Yudhistira dari iNews, serta Daus dari lembaga pemberitaan Anadolu dan dua awak kapal serta seorang pemandu.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, rombongan jurnalis tersebut dilaporkan hilang kontak sejak Senin (7/9) lalu. Saat itu, mereka tengah dalam perjalanan menuju ke kawasan perairan Selat Sunda untuk mendokumentasikan serta meliput dari dekat perkembangan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

    Hingga berita ini diturunkan, berbagai pihak dan tim SAR gabungan yang terdiri dari 425 personel , melibatkan Polri, TNI, Basarnas, BPBD serta instansi terkait masih terus mengupayakan proses penyisiran di sekitar titik lokasi terakhir keberadaan para jurnalis guna memastikan keselamatan serta mempercepat penemuan para korban.

    Adapun pelaksanaan ops pencarian dipantau langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni serta Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki sebagai bentuk dan dukungan pemerintah terhadap proses pencarian.

    Bandung, 12 September 2026

  • Pertahankan Benteng NKRI Lewat Budaya, Abah Anton Tegaskan Pentingnya Pendekatan Kultural Saat Silaturahmi Bersama BIN

    Kota Bogor-Abah Anton selaku perwakilan Majelis Adat Sunda (Masda Jabar) menggaris bawahi peran vital kearifan lokal dalam menjaga keutuhan bangsa saat menggelar silaturahmi strategis bersama jajaran Badan Intelijen Negara (BIN), yang turut disimak oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar).

    Dalam pertemuan tersebut, Abah Anton menyampaikan bahwa Masda Jabar wadah yang dibentuk oleh Gubernur Jabar merupakan representasi dari komunitas masyarakat terbesar di Indonesia, di mana etnis Sunda tidak hanya tersebar di Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta, tetapi juga mengakar di berbagai wilayah Nusantara.

    “Cultural approach atau pendekatan budaya merupakan pola paling tepat dan efektif dalam seluruh aspek pembangunan, khususnya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).” ujarnya, Sabtu (12/9/2026)

    Sementara menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa
    pendekatan berbasis kebudayaan bersifat universal serta lebih mengedepankan sentuhan rasa dibandingkan sekadar kalkulasi rasio belaka.

    Di negara yang berdiri di atas ribuan etnis beragam seperti Indonesia, Abah Anton menilai penguatan SDM sudah sepatutnya disesuaikan dengan nilai adat serta budaya masing- masing daerah.

    Lebih jauh, Abah Anton menegaskan bahwa kekuatan budaya berfungsi sebagai benteng utama dalam mengantisipasi dan mencegah bahaya laten seperti paham radikalisme, intoleransi, serta aksi anarkisme. Atas dasar itulah, ia mendorong agar arah pembangunan SDM ke depan lebih memprioritaskan pendekatan kultural. Dalam kesempatan ini, Abah Anton juga menyatakan kesiapan penuh jaringan Masda Jabar di seluruh Nusantara untuk membangun kerja sama konkret dan membantu tugas- tugas BIN di lapangan melalui komunitas budaya lokal.

    Gagasan dan komitmen Abah Anton tersebut mendapat respon sangat positif dari Sestama BIN. Pihaknya mengapresiasi kehadiran Majelis Adat Sunda yang menjadi pengingat penting bagi BIN untuk semakin mengedepankan pendekatan budaya dalam pelaksanaan tugasnya. Sestama BIN menegaskan akan menginstruksikan para Kabinda di daerah agar menguatkan pemberdayaan masyarakat berbasis tradisi serta komunitas seni lokal demi menjaga stabilitas nasional.

    Pertemuan tersebut diakhiri dengan komitmen Sestama BIN untuk menindaklanjuti tawaran kerja sama konkret dari Abah Anton dan Masda Jabar ke tahap yang lebih teknis. Sinergi antara tokoh adat dan lembaga intelijen negara ini diharapkan mampu memperkokoh benteng ketahanan nasional. Agenda silaturahmi penuh keakraban ini kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah serta foto bersama.

  • Tim Masda Jabar Silaturahmi ke BIN, Dorong Pendekatan Budaya dalam Pembangunan SDM

    Kota Bogor-Tim Masda Jabar yang dipimpin Abah Anton Charliyan melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Badan Intelijen Negara (BIN) di kawasan Pejaten, Kalibata, Pasar Minggu, Jakarta, Jumat (11/9/2026).

    Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Utama (Sestama) BIN Letjen TNI Rafael Granada Baay. Dalam pertemuan tersebut turut hadir Stafsus Komjen (Purn.) Agung Maryoto, Deputi II Mayjen TNI Bayu Permana, M.M., M.A.P., serta Deputi VIII Irjen Pol. Dedy Kusuma.
    Dalam pertemuan tersebut, Tim Masda Jabar menyampaikan pentingnya memperkuat pendekatan budaya dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.

    Pendekatan budaya dinilai perlu menjadi salah satu prioritas karena Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagaman etnis, budaya, adat istiadat, dan kearifan lokal.
    Abah Anton Charliyan menyampaikan bahwa keberagaman tersebut merupakan kekuatan bangsa yang perlu dikelola dengan baik melalui pendekatan yang sesuai dengan karakter dan budaya masyarakat di setiap daerah.

    “Indonesia terdiri dari ribuan etnis dan memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Karena itu, pendekatan budaya harus menjadi bagian penting dalam pembangunan SDM agar kebijakan dan program pembangunan dapat lebih diterima serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Abah Anton, Sabtu (12/9/2026)

    Menurutnya, pembangunan SDM tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kemampuan secara akademis dan profesional, tetapi juga perlu dibarengi dengan penguatan karakter, nilai-nilai kebangsaan, serta pemahaman terhadap budaya dan kearifan lokal.

    Dalam kunjungan tersebut, Abah Anton Charliyan didampingi sejumlah pengurus Tim Masda Jabar, di antaranya Bunda Ully Sigar Rusadi selaku Ketua I, Bunda RR Okky Yudhanegara selaku Ketua II, Bunda Anita Fitria, S.H., M.H. dari Biro Hukum, drg. Rahma Nur Agnitya dari Biro Kesehatan, H. Mulyadi, S.E. dari Biro Ekonomi dan Pertanian, serta Sularno, S.H. dari Biro Humas.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan sinergi dalam mendorong pembangunan SDM yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta tetap berakar pada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Indonesia.

  • Sambut Laga Persija VS Persib di GBK, Polda Jabar Perkuat Pengamanan Humanis dan Gelar Nobar Berhadiah

    Kepolisian Daerah Jawa Barat bersama jajaran terkait dan komunitas suporter mematangkan koordinasi pengamanan guna memastikan laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (12/9/2026), berlangsung kondusif, aman, serta tertib.

    Langkah ini sejalan dengan regulasi kompetisi yang menetapkan bahwa pendukung tim tamu belum diizinkan untuk hadir menonton langsung di stadion. Untuk itu, jajaran kepolisian mengedepankan pendekatan humanis serta kerja sama erat dengan elemen pendukung sepak bola di wilayah Jawa Barat.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menyampaikan bahwa kepolisian bersama pengurus komunitas suporter terus mengedepankan dialog demi menjaga keharmonisan selama laga berlangsung.

    “Harapan kita bersama, seluruh elemen pendukung dapat menjaga kondusivitas serta kerukunan di manapun berada,” ujar Kombes Pol Hendra Rochmawan, Jum’at ( 11/9/2026)

    Selain membangun komunikasi intensif, pengurus Bobotoh dan Jakmania turut dilibatkan langsung dalam kegiatan koordinasi serta penyekatan bersama petugas di titik-titik keberangkatan, seperti stasiun kereta api dan terminal bus di wilayah Jawa Barat.

    Polda Jabar juga mengerahkan penebalan personel di kawasan perbatasan yang berbatasan langsung dengan wilayah hukum Polda Metro Jaya, khususnya di area Polres Karawang dan Polres Bogor. Langkah ini diambil untuk memantau pergerakan massa sekaligus memberikan arahan yang tepat di lapangan.

    Sementara itu, pergerakan dan rombongan pemain Persib Bandung menuju Jakarta mendapatkan pengawalan ketat melalui sinergi penuh antara Polda Jabar dan Polda Metro Jaya guna menjamin keamanan seluruh kontingen selama perjalanan.

    Sebagai bentuk wadah kebersamaan dan fasilitas bagi para pendukung yang tidak berangkat ke stadion, Muspida di setiap kabupaten dan kota di Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan Nonton Bersama. Agenda Nobar ini dirancang meriah dengan menyajikan berbagai hadiah menarik bagi para penonton.

    Pengawasan ketat pun tetap diberlakukan pada fase pra hingga pasca-pertandingan di setiap titik Nobar. Petugas disiagakan untuk memantau situasi secara menyeluruh sehingga seluruh rangkaian acara dapat dinikmati masyarakat dengan rasa aman, nyaman, dan penuh kegembiraan.

    Bandung, 11 September 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Cegah Potensi Gesekan antar Pendukung, Polda Jabar Himbau Bobotoh Persija VS Persib Jaga Kondusifitas

    Polda Jawa Barat menyiapkan sejumlah langkah pengamanan untuk mengantisipasi pertandingan Persija Jakarta menghadapi Persib Bandung yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu, 12 September 2026.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan, pihaknya akan melakukan penyekatan di sejumlah wilayah perbatasan Jawa Barat dengan wilayah hukum Polda Metro Jaya.

    Penyekatan akan dilakukan di antaranya oleh Polres Karawang dan Polres Bogor. Pengamanan tersebut diarahkan untuk mengantisipasi adanya mobilisasi suporter Persib maupun Persija menuju Jakarta.
    Selain di jalur perbatasan, kepolisian juga akan melakukan penyekatan bersama pengurus Bobotoh dan Jakmania di sejumlah titik keberangkatan. Lokasi yang menjadi perhatian antara lain stasiun, terminal bus di wilayah Bandung, serta tempat-tempat lain yang berpotensi menjadi titik berkumpulnya suporter.

    Menurut Kombes Hendra, langkah tersebut dilakukan untuk mencegah keberangkatan suporter secara berkelompok menuju Stadion GBK.
    Polda Jabar juga mengantisipasi keberangkatan pemain Persib Bandung menuju Jakarta. Pengawalan terhadap rombongan pemain akan dilakukan dengan berkoordinasi bersama Polda Metro Jaya.

    “Antisipasi/monitor keberangkatan pemain Persib Bandung ke Jakarta dengan lakukan pengawalan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya,” ujarnya, Jum’at (11/9/2026)

    Di sisi lain, kepolisian akan mengedepankan pendekatan persuasif dengan melibatkan pengurus Bobotoh dan Jakmania. Pertemuan dengan kedua kelompok suporter akan dilakukan untuk menyampaikan pernyataan yang dapat menyejukkan situasi menjelang pertandingan.

    “Laksanakan pertemuan dengan pengurus Bobotoh dan Jakmania dengan memberikan statement yang menyejukkan semua pihak,” kata Kombes Hendra.

    Polda Jabar juga mendorong pelaksanaan nonton bareng (nobar) di sejumlah wilayah. Kegiatan tersebut akan digelar bersama unsur Muspida dengan menyediakan hadiah atau doorprize bagi masyarakat yang mengikuti nobar.

    Meski pertandingan disaksikan melalui kegiatan nobar di daerah masing- masing, pengamanan tetap akan dilakukan. Polisi akan mengantisipasi situasi sebelum maupun setelah pertandingan, terutama di lokasi-lokasi yang menjadi pusat berkumpulnya pendukung Persib dan Persija.

    “Laksanakan nobar bersama Muspida dengan memberikan hadiah-hadiah doorprize di wilayah masing-masing,” ujarnya.

    Selain itu, perhatian khusus diberikan terhadap potensi mobilisasi suporter Viking atau pendukung Persib dan Jakmania sebagai pendukung Persija di wilayah Karawang dan Bogor.

    Polda Jabar akan melakukan penebalan personel di wilayah perbatasan untuk mengantisipasi pergerakan suporter yang hendak menuju GBK. Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah terjadinya pertemuan massa suporter dalam jumlah besar yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. “Antisipasi mobilisasi suporter Viking (Persib) dsgģ0 Jakmania (Persija) di wilayah Karawang dan Bogor menuju ke Gelora Bung Karno dengan lakukan penebalan personel di wilayah perbatasan,” tuturnya.

    Dengan sejumlah langkah tersebut, Polda Jabar berupaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, baik di wilayah Jawa Barat maupun selama berlangsungnya pertandingan Persija VS Persib di Jakarta.

    Bandung, 11 September 2026

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Kasus Kekerasan Seksual & Penyanderaan di Bandung Lengkap (P21), Pelaku Diserahkan ke Kejaksaan

    Kota Bogor-Penyidik Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Barat resmi menyerahkan tersangka Taufik Hidayat (30) beserta barang bukti (pelimpahan Tahap II) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bandung pada Selasa (8/9/2026).

    Penyerahan ini dilakukan setelah berkas perkara kasus dugaan kekerasan seksual, penganiayaan berat, dan penyanderaan tersebut dinyatakan lengkap atau P21 oleh pihak kejaksaan.

    Aksi keji buruh harian lepas asal Nagreg tersebut diketahui terjadi pada Juni 2026 di kawasan Jalan Raya Cinunuk, Kp. Cijambe, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, dengan korban seorang wanita bernama Yuvita Tri Rezeki.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H membenarkan bahwa proses penyidikan oleh Ditres PPA dan PPO Polda Jabar telah tuntas.

    “Berkas perkara atas nama tersangka Taufik Hidayat sudah dinyatakan lengkap (P21) oleh pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung sesuai surat tertanggal 31 Agustus 2026. Hari ini, Selasa 8 September 2026, penyidik melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti atau Tahap II ke Kejari Kabupaten Bandung di Baleendah,” kata Kombes Pol Hendra Rochmawan, Selasa (8/9/2026)

    Kombes Pol. Hendra menjelaskan, sebelum dilimpahkan ke kejaksaan, tersangka telah menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh oleh tim medis Polda Jabar.

    “Terhadap tersangka Taufik Hidayat telah dilakukan pemeriksaan kesehatan di Klinik Polda Jabar pada Senin, 7 September 2026, dan hasilnya yang bersangkutan dinyatakan dalam kondisi sehat,” ujar Kombes Hendra.

    Atas perbuatan keji yang dilakukannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis. Tersangka disangkakan Pasal 13 jo Pasal 15 ayat (1) huruf e UU No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) terkait perbudakan seksual dan pemberatan pidana, serta Pasal 451 (Penyanderaan), Pasal 468 ayat (1) (Penganiayaan Berat), Pasal 126 (Perbarengan Pidana), dan Pasal 23 (Pengulangan Tindak Pidana) UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

    “Atas perbuatannya, tersangka terancam hukuman berat mengingat adanya pasal perbarengan dan pengulangan tindak pidana, serta pelanggaran terhadap UU TPKS,” tegas Hendra.

    Selain menyerahkan tersangka, pihak penyidik turut menyerahkan sejumlah barang bukti penting yang disita selama proses penyidikan.

    Barang bukti tersebut di antaranya 1 buah golok tanpa gagang sepanjang 30 cm, 1 buah golok beserta sarung cokelat, pemantik api berbentuk pistol, 1 unit sepeda motor Yamaha NMAX (D-4417-YDA), foto kondisi korban sebelum dan sesudah penganiayaan, serta flashdisk berisi rekaman CCTV dari lokasi kejadian dan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

  • Berkas Perkara Lengkap, Kasus Kekerasan Seksual Taufik Hidayat Segera Disidangkan

    Kota Bogor-Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bandung menyatakan berkas perkara penyidikan kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual dengan tersangka Taufik Hidayat Bin Tata telah lengkap atau P-21. Kepastian hukum ini tertuang dalam Surat Pemberitahuan Hasil Penyidikan Nomor B-3561/M.2.19/Eoh.1/08/2026 yang diterbitkan Kejari Kabupaten Bandung.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H membenarkan bahwa pihak penyidikan Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda Jabar telah menerima pemberitahuan resmi mengenai kelengkapan berkas tersebut.

    “Kami sudah menerima surat P-21 dari Kejari Kabupaten Bandung terkait penyidikan perkara atas nama tersangka Taufik Hidayat Bin Tata. Penyidik Ditres PPA dan PPO siap melimpahkan tersangka beserta barang bukti ke kejaksaan,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan, Selasa (8/9/2026).

    Dalam perkara ini, tersangka dijerat pasal berlapis. Taufik disebutkan melanggar Pasal 13 Jo Pasal 15 ayat (1) huruf e UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Selain itu, tersangka juga disangkakan melanggar Pasal 451 Jo Pasal 126 ayat (2) serta Pasal 468 ayat (1) Jo Pasal 126 ayat (2) Jo Pasal 23 ayat (1) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang- Undang Hukum Pidana (KUHP).

    Pelimpahan tahap dua yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik Polda Jabar kepada Penuntut Umum Kejari Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung sesuai mekanisme serta tenggat waktu yang ditentukan dalam perundang – undangan.