Author: bogota

  • Kabid Humas Polda Jabar : Kasus Penganiayaan dan Penyekapan Keji, Jangan Sampai Terulang

    Kota Bogor-Penyidik Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda Jawa Barat bersiap melimpahkan tersangka Taufik Hidayat Bin Tata beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bandung. Langkah ini dilakukan setelah pihak kejaksaan resmi menyatakan berkas perkara penyidikan kasus dugaan kekerasan seksual tersebut lengkap atau P-21.

    Kepastian pelimpahan ini dikonfirmasi langsung oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H, Pihaknya menyatakan telah menerima surat pemberitahuan dari kejaksaan tertanggal 31 Agustus 2026 yang diterima resmi pada 7 September 2026.

    “Surat P-21 dari Kejari Kabupaten Bandung sudah kami terima. Penyidik siap menindaklanjuti proses hukum selanjutnya, yaitu pelimpahan tanggung jawab atas tersangka dan barang bukti kepada penuntut umum,” kata Kombes Pol Hendra Rochmawan, Selasa (8/9/2026).

    Kombes Hendra menambahkan, proses pelimpahan tahap dua yang mencakup penelitian barang bukti serta penyerahan tersangka akan dilakukan di Kantor Kejari Kabupaten Bandung sesuai petunjuk kejaksaan dan aturan perundang- undangan yang berlaku.

    Taufik Hidayat Bin Tata terancam hukuman berat dengan pasal berlapis. Ia disangkakan melanggar Pasal 13 Jo Pasal 15 ayat (1) huruf e UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, serta dipadukan dengan Pasal 451 Jo Pasal 126 ayat (2) dan Pasal 468 ayat (1) Jo Pasal 126 ayat (2) Jo Pasal 23 ayat (1) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

    Kabid Humas Polda Jabar mengatakan pelajaran yang berharga dari kasus penganiayaan dan penyekapan oleh Taufik Hidayat jangan sampai terulang dan terjadi pada lainnya.

  • ANTISIPASI DEBU VULKANIK, SATLANTAS POLRESTA BOGOR KOTA TURUN KE JALAN BAGIKAN MASKER GRATIS

    BOGOR – Ancaman debu vulkanik tak hanya menjadi perhatian di kawasan sekitar gunung api. Di tengah aktivitas masyarakat Kota Bogor yang tetap berlangsung, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota memilih bergerak cepat dengan turun langsung ke jalan membagikan masker gratis kepada para pengguna jalan, Minggu (6/9/2026).

    Satu per satu pengendara sepeda motor, pengemudi mobil hingga masyarakat yang beraktivitas di ruang terbuka menjadi sasaran petugas. Masker diberikan sebagai langkah preventif sekaligus bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat di tengah potensi dampak debu vulkanik yang berkaitan dengan aktivitas Gunung Krakatau.

    Tak sekadar membagikan masker, personel Satlantas juga menyampaikan edukasi dan mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang banyak beraktivitas di luar ruangan.

    Polisi Tak Hanya Atur Lalu Lintas

    Kasat Lantas Polresta Bogor Kota Kompol Robby Rachman mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk kehadiran polisi yang tidak hanya berorientasi pada keamanan dan kelancaran lalu lintas, tetapi juga kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat.

    “Kami tidak ingin masyarakat hanya fokus pada aktivitas sehari-hari tanpa memperhatikan kondisi lingkungan. Karena itu, kami mengambil langkah preventif dengan membagikan masker sekaligus memberikan edukasi kepada pengguna jalan agar tetap waspada dan menjaga kesehatan,” ujar Robby.

    Menurutnya, pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, merupakan kelompok yang cukup banyak terpapar kondisi udara saat beraktivitas di jalan. Karena itu, penggunaan masker menjadi salah satu upaya sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan debu maupun partikel di udara.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, khususnya apabila kondisi udara kurang baik. Masyarakat juga tidak perlu panik, tetapi tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari instansi yang berwenang,” katanya.

    Dari Jalan Raya, Pesan Kewaspadaan Disampaikan

    Aksi pembagian masker tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah pengendara yang menerima masker langsung mengenakannya sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

    Kegiatan ini sekaligus menjadi pesan bahwa upaya menjaga keselamatan masyarakat dapat dilakukan melalui langkah sederhana dan langsung menyentuh kebutuhan warga.

    Satlantas Polresta Bogor Kota memastikan akan terus mengedepankan kegiatan preventif dan humanis sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.

    Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi serta terus memantau perkembangan kondisi Gunung Krakatau melalui sumber resmi pemerintah dan instansi terkait.

    Di tengah aktivitas jalan raya yang tak pernah berhenti, pesan Satlantas Polresta Bogor Kota pun sederhana: tetap beraktivitas, tetap waspada, dan jangan abaikan kesehatan.

  • Kapolda Jabar dan Ketua Bhayangkari Daerah Salurkan Bantuan Sosial untuk Masyarakat Nelayan Pangandaran

    PANGANDARAN — Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial serta menghadirkan institusi kepolisian di tengah masyarakat, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. bersama Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat Ny. Nila Pipit Rismanto menggelar kunjungan kerja sekaligus menyerahkan paket bantuan sosial (baksos) Di kampung Nelayan Kabupaten Pangandaran

    Kegiatan humanis ini bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi warga rentan sekaligus mempererat tali silaturahmi serta sinergitas antara institusi Polri, Bhayangkari, dan masyarakat setempat.

    Rangkaian acara diawali dengan penyambutan hangat kedatangan Kapolda Jabar beserta rombongan Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar dan pengurus Bhayangkari Daerah Jabar di Mako Polres Pangandaran. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K., dampingi Ketua Bhayangkari Cabang Pangandaran, jajaran PJU Polres Pangandaran, serta para Kapolsek.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jabar memberikan arahan singkat kepada seluruh personel Polres Pangandaran mengenai pentingnya menjaga Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) serta terus mengedepankan pelayanan yang ramah dan humanis kepada warga.

    Acara inti diisi dengan penyerahan bantuan sosial berupa ratusan paket sembako Bantuan ini diserahkan Oleh Ketua Cabang Bhayangkari Jabar secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat yang terdiri dari Masyarakat di kampung nelayan di Pangandaran.

    Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga diisi dengan sesi ramah tamah dan foto bersama antara pejabat, personel kepolisian, serta masyarakat penerima manfaat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

    Melalui bakti sosial ini, Polri dan Bhayangkari berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat Pangandaran, sekaligus menegaskan komitmen institusi kepolisian yang peduli, pengayom, dan senantiasa mengabdi untuk masyarakat.

  • Kapolda Jabar Kunjungi Objek Wisata Grand canyon Pastikan Keamanan wisatawan

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. melaksanakan pengecek

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. melaksanakan pengecekan keamanan di kawasan wisata Green Canyon, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (5/9/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jabar didampingi langsung oleh Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K. bersama jajaran personel Polres Pangandaran.

    Pengecekan dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di kawasan wisata yang menjadi salah satu destinasi unggulan Kabupaten Pangandaran.

    Kapolda Jabar meninjau secara langsung kondisi kawasan wisata sekaligus melihat kesiapan personel kepolisian dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat maupun wisatawan.

    Kehadiran jajaran kepolisian di kawasan wisata menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pengunjung, sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan serta kejadian yang dapat membahayakan keselamatan wisatawan.

    Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari turut memastikan personel di lapangan melaksanakan tugas secara optimal, terutama dalam memberikan pelayanan, pengamanan dan imbauan kepada masyarakat yang beraktivitas di kawasan wisata.

    Polres Pangandaran terus meningkatkan kesiapsiagaan pengamanan di sejumlah destinasi wisata, termasuk Green Canyon, seiring tingginya aktivitas masyarakat dan wisatawan di wilayah Kabupaten Pangandaran.

    “Keamanan kawasan wisata merupakan salah satu perhatian utama jajaran Polres Pangandaran.” ujar Kapolda Jabar

    “Polres Pangandaran siap memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat serta wisatawan. Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung agar selalu memperhatikan keselamatan, mematuhi aturan yang berlaku dan mengikuti arahan petugas maupun pengelola wisata,” ujar AKBP Ikrar Potawari.

    Pengecekan yang dilakukan Kapolda Jabar menjadi bentuk komitmen Polri dalam memastikan kawasan wisata di Kabupaten Pangandaran tetap aman, tertib dan kondusif.

    Polres Pangandaran juga mengajak masyarakat dan wisatawan untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban serta keselamatan selama berada di kawasan wisata Green Canyon Pangandaran.

  • Kapolda Jabar Hadiri Undangan Pangandaran Air Show 2026

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., menghadiri undangan kegiatan Pangandaran Air Show 2026 yang digelar di Susi International Beach Strip, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan kedirgantaraan bergengsi ini diselenggarakan bersama tokoh nasional sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014–2019, Susi Pudjiastuti.

    ​Turut hadir dalam acara pada hari ini sejumlah pejabat tinggi, tokoh penting, dan jajaran Forkopimda. Di antaranya adalah Gubernur Jawa Barat, Irjen Kemenimipas Komjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., Wakapolri periode 2011–2013 Komjen Pol. (Purn) Drs. Nanan Soekarna, serta Komandan Lanud (Danlanud) Wiriadinata Tasikmalaya.

    ​Dari jajaran Forkopimda Kabupaten Pangandaran, hadir secara langsung Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K., beserta Dandim 0625/Pangandaran. Acara ini juga mengundang antusiasme para pengusaha kedirgantaraan Indonesia yang turut meramaikan dan mendukung jalannya kegiatan.

    ​Kehadiran Kapolda Jabar beserta seluruh jajaran kepolisian dan pejabat terkait menjadi wujud nyata dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan penerbangan sekaligus event pariwisata berskala nasional di wilayah hukum Polres Pangandaran.

    ​Pangandaran Air Show 2026 merupakan kegiatan yang digagas oleh Susi Air dan berlangsung selama 4–6 September 2026. Kegiatan ini menghadirkan lebih dari 60 pesawat dan paramotor dari berbagai organisasi, klub, serta komunitas penerbangan di Indonesia.

    ​Pada acara utama Sabtu (5/9/2026), masyarakat dan wisatawan dapat menyaksikan berbagai atraksi udara, termasuk pertunjukan aerobatik dan manuver penerbangan lainnya yang dilakukan oleh pilot serta atlet profesional.

    ​Selain atraksi udara, rangkaian kegiatan juga diisi dengan Joy Flight yang dijadwalkan mulai pukul 16.00 WIB serta Public Walkaround pada pukul 17.00 WIB, sehingga masyarakat dapat melihat pesawat-pesawat tersebut dari jarak dekat.

    “​Sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, penyelenggara, dan seluruh tokoh yang hadir diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan masyarakat.” ujar Kapolda Jabar.

    ​Pangandaran Air Show 2026 tidak hanya menjadi ajang edukasi untuk memperkenalkan dunia penerbangan, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk mendorong sektor pariwisata dan perekonomian lokal. Selama kegiatan berlangsung, jajaran Polres Pangandaran bersama unsur terkait terus bersiaga melakukan pengamanan maksimal guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif

  • Kapolda Jabar Kunjungan Kerja ke Polres Pangandaran, Tekankan Personil Pahami Permasalahan Masyarakat

    Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Kepolisian Resor (Polres) Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (5/9/2026).

    Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari agenda Kapolda Jabar dalam meninjau secara langsung jajaran kepolisian di wilayah Jawa Barat, sekaligus melihat kondisi serta dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat di masing-masing wilayah hukum.

    Kedatangan Kapolda Jabar disambut langsung oleh Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K., beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) dan personel Polres Pangandaran.

    Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Jabar melakukan silaturahmi dan memberikan arahan kepada jajaran Polres Pangandaran terkait pelaksanaan tugas kepolisian, peningkatan pelayanan kepada masyarakat, serta pemeliharaan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergitas antara Polda Jawa Barat dengan Polres Pangandaran dalam menghadapi berbagai dinamika kamtibmas, khususnya di wilayah yang memiliki karakteristik sebagai daerah tujuan wisata.

    Kapolda Jabar menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat serta kemampuan personel dalam memahami persoalan dan kebutuhan masyarakat secara langsung. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang responsif dan humanis.

    Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari menyampaikan bahwa jajaran Polres Pangandaran siap menindaklanjuti setiap arahan dan kebijakan pimpinan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan serta menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat maupun wisatawan.

    Kunjungan kerja Kapolda Jabar di Polres Pangandaran diharapkan semakin memperkuat soliditas internal, meningkatkan profesionalisme personel, serta memperkuat sinergitas dengan pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat.

    Dengan terjalinnya koordinasi yang baik, Polres Pangandaran berkomitmen terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga Kabupaten Pangandaran tetap aman, tertib dan kondusif.

  • pelatihan paham ai polresta bogor kota

    Polresta Bogor Kota menggelar Pelatihan Paham Artificial Intelligence (AI) bagi siswa-siswi SMA/SMK di Kota Bogor sebagai upaya meningkatkan literasi digital generasi muda. Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap dan bergantian di berbagai sekolah agar dapat menjangkau lebih banyak pelajar.

    Dalam pelatihan, Ipda Gerry Ramdhani bersama Tim Trainer memberikan materi mengenai pengenalan AI, manfaat dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, dunia pendidikan, serta perkembangan teknologi digital. Para siswa juga dibekali pemahaman tentang penggunaan AI secara bijak, aman, bertanggung jawab, dan beretika untuk mendukung proses belajar, meningkatkan kreativitas, serta mengolah informasi.

    Selain membahas manfaat AI, peserta juga diedukasi mengenai risiko penyalahgunaan teknologi, seperti penyebaran hoaks, manipulasi informasi, dan potensi kejahatan di ruang digital. Melalui program ini, Polresta Bogor Kota berharap dapat mencetak generasi muda yang cerdas digital, kritis, kreatif, adaptif, dan mampu memanfaatkan teknologi AI secara positif dan produktif.

  • Kapolri Pimpin Apel Akbar 5.000 Peserta Kemah Nasional Pramuka PUI di Sukabumi

    SUKABUMI – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin Apel Akbar yang diikuti sekitar 5.000 peserta dalam rangkaian Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 di Selabintana Camping Ground, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolri mengajak generasi muda untuk terus memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai kebangsaan serta mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

    Menurut Kapolri, kegiatan kepanduan seperti Kemah Nasional Pramuka PUI memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Selain mengajarkan kedisiplinan dan kepemimpinan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk membangun kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.

    “Generasi muda merupakan bagian penting dari masa depan bangsa. Karena itu, harus terus kita bekali dengan nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, kepemimpinan dan semangat untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” kata Jenderal Listyo Sigit dalam sambutannya.

    Kapolri juga mengapresiasi penyelenggaraan Kemah Nasional Pramuka PUI yang mempertemukan ribuan pelajar, mahasiswa, anggota Pramuka, pemuda dan guru dalam satu kegiatan.

    “Semangat kebersamaan seperti ini harus terus kita jaga. Perbedaan bukan menjadi penghalang, tetapi menjadi kekuatan untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.

    Kapolri berharap para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman selama mengikuti perkemahan, tetapi juga membawa nilai-nilai positif tersebut ke lingkungan sekolah, kampus, keluarga dan masyarakat.

    “Kita berharap adik-adik sekalian tumbuh menjadi generasi yang memiliki karakter kuat, cinta tanah air, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta siap menjadi pemimpin dan memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,” tutur Kapolri.

    Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 digelar pada 2-4 September 2026. Apel Akbar bersama Kapolri diikuti Pramuka PUI, pelajar, mahasiswa, Brigade Intisab, SCB, Pemuda PUI dan Guru PUI.

    Ketua Umum DPP PUI H Raizal Arifin mengatakan Kemah Nasional Pramuka PUI bukan sekadar kegiatan perkemahan, tetapi menjadi bagian dari proses kaderisasi generasi muda.

    “Kemah Nasional Pramuka PUI bukan sekadar kegiatan berkemah, tetapi bagian dari ikhtiar kaderisasi untuk melahirkan generasi muda yang berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, kokoh spiritualitasnya, cinta Indonesia, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” kata Raizal.

    Menurutnya, kegiatan kepanduan memberikan pengalaman langsung kepada peserta untuk belajar mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, persaudaraan hingga kepedulian terhadap lingkungan.

    “Kami ingin anak-anak muda PUI tumbuh menjadi generasi yang mampu memimpin dirinya, memimpin lingkungannya, dan pada waktunya mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

    Selain Apel Akbar, Kemah Nasional Pramuka PUI juga diisi Jumpa Tokoh bersama Ketua Majelis Syura PUI KH Nurhasan Zaidi, Karang Pamitran bersama Kak H Nurhamid dari Kwarnas Gerakan Pramuka, KH Nurhasan Zaidi serta Dr KH Munandi Saleh.

    Peserta juga mengikuti talkshow “Bangga Menjadi PUI” yang menghadirkan Kak Irfan Ahmad Fauzi, Kak KH Maman Abdurrahman, dan Kak Dr Kana Kurniawan.

    Pembinaan spiritual turut menjadi bagian kegiatan melalui qiyamul lail, salat Subuh, tausyiah dan dzikir Misbahul Falah. Sementara kepedulian lingkungan diwujudkan melalui Bakti Lingkungan.

    Sisi kreativitas peserta juga disalurkan melalui berbagai kreasi, pentas seni hingga penampilan Drumband PUI.

    Raizal mengatakan seluruh rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk membentuk karakter generasi muda secara menyeluruh.

    “Pramuka bukan hanya tentang kegiatan di alam terbuka. Di dalamnya ada pendidikan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, persaudaraan, kecintaan kepada lingkungan, dan semangat pengabdian,” tuturnya.

    Dia berharap Kemah Nasional tersebut melahirkan generasi muda yang bangga menjadi bagian dari PUI, bangga menjadi Pramuka, mencintai Indonesia dan siap mengambil peran dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.

    “Kami berharap dari Kemah Nasional ini lahir generasi muda yang bangga menjadi bagian dari PUI, bangga menjadi Pramuka, mencintai Indonesia, serta siap mengambil peran dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa,” pungkasnya.

  • Kapolri: Pramuka Jadi Wadah Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Perubahan

    SUKABUMI – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menilai kegiatan kepanduan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Hal itu disampaikan saat memimpin Apel Akbar Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 di Selabintana Camping Ground, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

    Apel Akbar tersebut diikuti sekitar 5.000 peserta dari berbagai unsur, mulai Pramuka PUI, pelajar, mahasiswa, Brigade Intisab, SCB, Pemuda PUI hingga Guru PUI.

    Dalam sambutannya, Kapolri menyebut generasi muda membutuhkan ruang untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun karakter. Menurutnya, nilai-nilai yang ditanamkan melalui kegiatan kepanduan dapat menjadi bekal dalam menghadapi tantangan ke depan.

    “Pramuka merupakan salah satu wadah yang sangat baik untuk membentuk karakter generasi muda. Di sini kita belajar disiplin, kepemimpinan, kebersamaan dan bagaimana memberikan pengabdian kepada masyarakat,” kata Jenderal Listyo Sigit.

    Kapolri juga mengingatkan peserta agar tidak hanya menjadi generasi yang mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi turut mengambil peran dalam memberikan solusi bagi persoalan bangsa.

    “Generasi muda harus terus belajar, beradaptasi dan mempersiapkan diri. Tantangan ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan generasi yang memiliki karakter kuat, memiliki semangat kebangsaan dan mampu bekerja sama,” ujarnya.

    Jenderal Listyo Sigit mengapresiasi Kemah Nasional Pramuka PUI yang mempertemukan ribuan generasi muda dalam berbagai kegiatan pembinaan, kepemimpinan, keagamaan, kreativitas dan pengabdian.

    Ia berharap semangat yang dibangun selama kegiatan tidak berhenti di lokasi perkemahan, tetapi diterapkan peserta ketika kembali ke lingkungan masing-masing.

    “Saya berharap apa yang didapatkan selama kegiatan ini dapat menjadi bekal untuk terus berkontribusi, baik di lingkungan keluarga, sekolah, kampus maupun masyarakat,” tutur Kapolri.

    Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 digelar pada 2-4 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan dan kaderisasi generasi muda melalui kepanduan, kebangsaan, keagamaan, kepemimpinan, kreativitas dan pengabdian.

    Ketua Umum DPP PUI H Raizal Arifin mengatakan Kemah Nasional Pramuka PUI bukan sekadar kegiatan berkemah, melainkan bagian dari ikhtiar kaderisasi.

    “Kemah Nasional Pramuka PUI bukan sekadar kegiatan berkemah, tetapi bagian dari ikhtiar kaderisasi untuk melahirkan generasi muda yang berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, kokoh spiritualitasnya, cinta Indonesia, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” kata Raizal.

    Berbagai agenda digelar selama kegiatan, di antaranya Jumpa Tokoh, Karang Pamitran dan talkshow “Bangga Menjadi PUI”.

    Peserta juga mengikuti kegiatan spiritual seperti qiyamul lail, salat Subuh, tausyiah dan dzikir Misbahul Falah. Sementara kepedulian lingkungan diwujudkan melalui Bakti Lingkungan.

    Sisi kreativitas peserta disalurkan melalui berbagai kreasi, pentas seni hingga penampilan Drumband PUI.

    Raizal berharap seluruh rangkaian kegiatan tersebut dapat membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan dan kepedulian terhadap bangsa.

    “Pramuka bukan hanya tentang kegiatan di alam terbuka. Di dalamnya ada pendidikan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, persaudaraan, kecintaan kepada lingkungan, dan semangat pengabdian,” tuturnya.

  • Kapolri Kumpulkan 5.000 Generasi Muda di Sukabumi, Tekankan Pentingnya Kebersamaan

    SUKABUMI – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengumpulkan sekitar 5.000 generasi muda dalam Apel Akbar Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 di Selabintana Camping Ground, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

    Ribuan peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari berbagai unsur, mulai dari Pramuka PUI, pelajar, mahasiswa, Brigade Intisab, SCB, Pemuda PUI hingga Guru PUI.

    Dalam sambutannya, Jenderal Listyo Sigit menekankan pentingnya membangun kebersamaan dan persatuan di tengah keberagaman generasi muda. Menurutnya, semangat tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa.

    “Generasi muda harus terus membangun kebersamaan, menjaga persatuan dan memiliki semangat untuk bersama-sama memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” kata Jenderal Listyo Sigit dalam sambutannya.

    Kapolri juga mengapresiasi pelaksanaan Kemah Nasional Pramuka PUI yang tidak hanya menjadi kegiatan kepanduan, tetapi turut memberikan ruang bagi generasi muda untuk belajar mengenai kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab dan pengabdian.

    “Kegiatan seperti ini menjadi ruang yang sangat baik untuk membentuk karakter, melatih kepemimpinan dan membangun rasa tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut akan menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam perjalanan ke depan,” ujarnya.

    Jenderal Listyo Sigit berharap para peserta dapat menjadi generasi yang mampu menjaga nilai-nilai kebangsaan sekaligus beradaptasi dengan perkembangan zaman.

    “Adik-adik semua adalah bagian dari generasi penerus. Persiapkan diri dengan baik, terus belajar, terus berinovasi dan jadilah generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi semakin maju,” tutur Kapolri.

    Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 digelar pada 2-4 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan dan kaderisasi generasi muda melalui kepanduan, kebangsaan, keagamaan, kepemimpinan, kreativitas dan pengabdian.

    Ketua Umum DPP PUI H Raizal Arifin mengatakan Kemah Nasional Pramuka PUI dirancang bukan sekadar sebagai kegiatan perkemahan, tetapi sebagai bagian dari proses kaderisasi.

    “Kemah Nasional Pramuka PUI bukan sekadar kegiatan berkemah, tetapi bagian dari ikhtiar kaderisasi untuk melahirkan generasi muda yang berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, kokoh spiritualitasnya, cinta Indonesia, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” kata Raizal.

    Menurutnya, berbagai kegiatan selama perkemahan memberikan pengalaman langsung kepada peserta untuk belajar disiplin, bertanggung jawab, bekerja sama, memimpin serta membangun kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

    Selain Apel Akbar, peserta mengikuti sejumlah agenda seperti Jumpa Tokoh, Karang Pamitran dan talkshow “Bangga Menjadi PUI”.

    Kegiatan juga diisi pembinaan spiritual melalui qiyamul lail, salat Subuh, tausyiah dan dzikir Misbahul Falah. Peserta turut mengikuti Bakti Lingkungan serta berbagai kegiatan kreativitas berupa pentas seni, kreasi peserta dan penampilan Drumband PUI.

    Raizal mengatakan nilai-nilai yang ditanamkan selama Kemah Nasional diharapkan dapat terus dibawa peserta setelah kembali ke lingkungan masing-masing.

    “Pramuka bukan hanya tentang kegiatan di alam terbuka. Di dalamnya ada pendidikan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, persaudaraan, kecintaan kepada lingkungan, dan semangat pengabdian,” tuturnya.

    Dia berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan generasi muda yang bangga menjadi bagian dari PUI, bangga menjadi Pramuka, mencintai Indonesia serta siap mengambil peran dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.

    “Kami berharap dari Kemah Nasional ini lahir generasi muda yang bangga menjadi bagian dari PUI, bangga menjadi Pramuka, mencintai Indonesia, serta siap mengambil peran dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa,” pungkasnya.